Tampilkan postingan dengan label Nafa Urbach. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nafa Urbach. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Oktober 2016

Lirik Lagu Hatiku Bagai Di Sangkar Emas - Nafa Urbach

Lirik Lagu Hatiku Bagai Di Sangkar Emas - Nafa Urbach

Terlalu lama aku menahan diri
Terkurung di dalam sepi hidupku
Ku kura cintamu dulu bersemi lagi
Berhayal aku dalam angan
Bermimpi aku dalam tidur
Sendiri....

Cintamu kini bukan untukku lagi
Cerita indah telah berlalu
Kini hatiku bagai di dalam sangkar emas
Panas tanpa air hujan menyirami
Sunyi hidupku seakan tiada arti lagi
Cintamu yang membuat aku bagai musyafir

Kemana harus mencari jawaban hatiku
Kemana harus mengadu hati yang merana
Terluka hatiku karnamu
Tersiksa hidupku tersiksa, kasih

Terlalu lama aku menahan diri
Terkurung di dalam sepi hidupku
Kini hatiku bagai di dalam sangkar emas
Panas tanpa air hujan menyirami
Sunyi hidupku seakan tiada arti lagi
Cintamu yang membuat aku bagai musyafir

Kemana harus mencari jawaban hatiku
Kemana harus mengadu hati yang merana
Terluka hatiku karnamu
Tersiksa hidupku tersiksa, kasih

Kini hatiku bagai di dalam sangkar emas
Panas tanpa air hujan menyirami
Sunyi hidupku seakan tiada arti lagi
Cintamu yang membuat aku bagai musyafir

Kemana harus mencari jawaban hatiku
Kemana harus mengadu hati yang merana
Terluka hatiku karnamu
Tersiksa hidupku tersiksa, kasih

Lirik Hatiku Bagai Terpenjara - Nafa Urbach

Lirik Hatiku Bagai Terpenjara - Nafa Urbach

Ku takkan mengulangi peristiwa dulu
Yang membuat aku terhina
Bosan ku mendengar mulut manis berbisa
Yang menghancurkan hidupku

Ku tak percaya lagi janji janji semu
Yang membuat aku terlena
Cukup ku merasa sakitnya hati ini
Biar ku balut lukaku

Walau sepi bagai terpenjara
Namun ada surga dalam hidupku
Dimana mata air disitu kuberlindung
Dari sengatan panasnya bumi

Bagai diriku ini slalu teraniaya
Luka di hati karena dustamu
Hingga membuat diriku merana

Ku tak percaya lagi janji janji semu
Yang membuat aku terlena
Cukup ku merasa sakitnya hati ini
Biar ku balut lukaku

Walau sepi bagai terpenjara
Namun ada surga dalam hidupku
Dimana mata air disitu kuberlindung
Dari sengatan panasnya bumi

Bagai diriku ini slalu teraniaya
Luka di hati karena dustamu
Hingga membuat diriku merana